WARNING: This product contains nicotine. Nicotine is an addictive chemical.

3 Fakta Penting Tentang Vaping yang Perokok Perlu Tahu đźš­

1. Rokok elektrik setidaknya 95% lebih aman daripada rokok biasa

Menurut studi mendalam oleh Public Health England, rokok elektrik dinilai “setidaknya 95 % lebih aman” dibanding rokok tradisional. Ini tidak berarti vaping hanya membunuh 5 % dari pengguna—kenyataannya, tidak ada bukti bahwa e‑cig menyebabkan kematian sama sekali.

2. Kebanyakan bahan kimia berbahaya dari rokok dihilangkan

Proses pembakaran pada rokok menghasilkan ribuan senyawa beracun, termasuk tar dan karbon monoksida—yang sangat berbahaya bagi paru-paru. Rokok elektrik memanaskan cairan (e-liquid) dengan suhu lebih rendah, sehingga mengurangi banyak sekali zat berbahaya tersebut .
Meski demikian, paru-paru masih terpapar zat seperti formaldehida, akrolein, bahkan logam berat jika perangkat digunakan dengan suhu tinggi atau kualitas bahan buruk

3. Vaping bisa membantu berhenti merokok, tapi bukan tanpa risiko

Penelitian acak menunjukkan rokok elektrik lebih efektif menangani kecanduan nikotin dibanding produk bantu berhenti merokok seperti nikotin gum atau plester .
Meski demikian, vaping tidak sepenuhnya netral: nicotine tetap adiktif dan dapat merusak paru, jantung, serta perkembangan otak remaja . CDC pun menyatakan:

“Tidak ada produk tembakau yang aman… E‑cigarette seharusnya tidak digunakan oleh remaja, dewasa muda, atau perempuan hamil… Namun bisa bermanfaat bagi orang dewasa yang sudah merokok jika digunakan untuk menggantikan seluruh produk tembakau”

Temukan Lokasi ISOK

Hubungi kami untuk mendapatkan informasi lokasi ISOK terdekat